Tingkatkan Kesadaran Hukum dan HAM, SMA YP UNILA Gandeng Kementerian HAM Lampung

Bandar Lampung, 12 Mei 2026 — SMA YP UNILA mengadakan kegiatan Sosialisasi Kementerian Hukum dan HAM bagi siswa kelas X dan XI pada Selasa, 12 Mei 2026 di lapangan SMA YP UNILA. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan penuh antusias dari para peserta didik.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya Hak Asasi Manusia (HAM), membangun karakter pelajar yang beretika, serta menanamkan sikap anti perundungan di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.
Acara diawali dengan sambutan dari Kepala SMA YP UNILA, Dra. Mey Sriyani, M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada Kantor Wilayah Kementerian HAM Lampung atas terlaksananya kegiatan edukatif tersebut.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh siswa dapat memahami pentingnya menghormati hak sesama, menjaga sikap dan perilaku, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan,” ujar Dra. Mey Sriyani, M.M.
Beliau juga menegaskan bahwa pendidikan karakter dan penguatan kesadaran HAM sangat penting untuk membentuk generasi muda yang berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM Kantor Wilayah Kementerian HAM Lampung, Ibu Raden Roro Artati, S.S., M.I.L. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya pemahaman HAM sejak usia sekolah agar para pelajar mampu menghargai perbedaan, menjunjung nilai toleransi, serta menghindari tindakan yang merugikan orang lain.
“Kami berharap para siswa dapat menjadi pelopor lingkungan sekolah yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, saling menghormati, dan menolak segala bentuk perundungan,” ungkap beliau.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Muharramah Istnaini, S.E., M.H. selaku Penyuluh Hukum Ahli Muda. Narasumber menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan penguatan kapasitas HAM serta pencegahan tindakan perundungan di lingkungan sekolah.


Dalam pemaparannya, dijelaskan pentingnya memahami hak dan kewajiban sebagai pelajar, menjaga etika dalam berinteraksi, penggunaan media sosial secara bijak, serta membangun budaya saling menghargai antar sesama. Para siswa juga diajak untuk berani melaporkan tindakan bullying dan menciptakan lingkungan sekolah yang positif.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh para siswa. Melalui kegiatan ini, SMA YP UNILA berharap para peserta didik dapat menerapkan nilai-nilai HAM dan membangun budaya sekolah yang harmonis, aman, dan bebas dari perundungan.
